Monday, October 17, 2016

Dokter Anak Di Samarinda




Oktober ini Amni menginjak usia 9 bulan, dan sudah lebih dari 10 kali ke dokter anak. Entah karena demam, entah karena  bakat alergi yang cukup berat, atau hanya sekedar konsultasi tumbuh kembang.
Tak banyak informasi yang dapat dikorek dari internet mengenai dokter anak di Samarinda. Setidaknya kalau mau membandingkan dengan dokter-dokter  di Jakarta.
Informasi dokter anak di Samarinda lebih banyak menyebar dari mulut ke mulut. Dan sebagai new comer di sini, jelas  saya mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi. Biasanya tetap saya telusuri lewat dunia maya, setidaknya mencari tahu wajah si dokter dan lulusan dari universitas mana.
And that’s why I want to share.  Informasi ini sebatas pengetahuan dan pengalaman saya ya. Semoga bermanfaat

daftar dokter anak di Samarinda, informasi dokter anak di Samarinda
Amni 7 bulan


Dokter Indra Tambun Sp.A. 
Ini dokter yang menangani anak saya ketika lahir di RS Samarinda Medika Citra(SMC).  Seminggu kemudian saya datang lagi untuk kontrol.
Dokter Indra terlihat cukup gaek. Praktek seminggu beberapa kali di RS SMC. Lupa hari apa saja, jadwalnya siang.  Kalau pagi, dokter Indra praktek  di RSUD AW.Sjahranie. Untuk pendaftaran di SMC, bisa via telepon untuk pasien non BPJS.
 No telpon RS Samarinda Medika Citra : 0541-7273000  
Gak ada yang berkesan dari dokter ini. Pemeriksaan cukup cepat, konsulnya cepat. And That’s all.

Q: Mau balik lagi ke dr.Indra Tambun Sp.A?
 A: Enggak

Dokter  Hendra Sp. A.
Praktek malam di Apotek Kimia Farma Jln. Antasari. Siang di Klinik Pribadi dokt er Hendra di Jln. Abul Hasan (Pas di seberang Apotek Kimia Farma Abul Hasan). Sedangkan kalau pagi juga praktek di  RSUD AW. Sjahranie.

Dua kali saya konsul di dr.Hendra di Kimia Farma  Antasari. Pendaftaran langsung ke Apotek, siang atau sore dan tinggal tulis nama di daftar antrian.  Saya sempat searching di google nomor telepon KF Antasari, ada tapi saya hubungi gak pernah diangkat. 

Ada dua dokter anak bernama Hendra di Samarinda. Satu lagi  dokter Hendra Widjaya. Kalau yang saya datangi ini namanya ‘Hendra” saja.. Dokternya chinese, ramah, teliti, dan cukup banyak memberi informasi. Pasiennya juga lumayan banyak.  Biaya sekali konsul : 100 rb.

Q: Mau balik lagi ke dr. Hendra Sp.A?
 A: Iya
 
Dokter  Willian S. Tjeng Sp.A

Praktek siang dan malam di Klinik Segiri Medika, yang terletak tepat di seberang Pasar Segiri. Kalau pagi juga praktek di RSUD AW.Sjahranie.
Saya sempat beberapa kali membawa Amni ke Klinik Segiri Medika. Pendaftaran sesuai urut kedatangan tapi bisa cek dokternya praktek atau gak lewat telepon.

Dokter William ini juga Chinese, ramah, teliti, banyak memberi informasi. So far so good.  Obat yang diberikan seringnya racikan berupa serbuk.  Namun karena dosisnya sangat kecil, malah sebagian serbuknya lengket-lengket di pembungkusnya.

No telepon Klinik Segiri Medika : 0541-202177

Q: Mau balik lagi ke dr.William S.Tjeng Sp.A?
 A:  Iya

Dokter  TK Sp.A

Dokter ini tiap malamnya praktek di Klinik Sentra Medika di Jalan Cendrawasih.  Paginya juga praktek di RSUD AW.Sjahranie.

Dari namanya, sudah ketahuan kalau dokter ini juga Chinese. Sekali saya berobat ke dr.TK, dan menurut saya gak memuaskan. Waktu itu Amni berusia satu minggu. Diare, muncul kemerahan pada kulit, dan mengalami menstruasi pada bayi.  Atas rekomendasi orang-orang, saya mendatangi dr. Tjan.  Tipikal dokter yang malas berkomunikasi. Tiba-tiba saja Amni langsung disuntik  tanpa persetujuan dari saya, bahkan tanpa memberi penjelasan kenapa dan obat apa yang disuntikkan tersebut. Ketika saya tanya obat apa yang disuntikan, si dokter Cuma menjawab “ya obat buat semuanya”.   

Memang yang namanya orangtua paling gak tega melihat anaknya sakit.  Dan memberikan obat oral (obat yang diminum) kepada anak bukan hal mudah. Barangkali banyak orangtua yang tak mempermasalahkan cara pemberian obat.  MIndsetnya “yang penting anak saya sembuh”. Tapi saya bukan tipikal yang begitu. Saya harus tahu kenapa dan kenapa.

Memang gak nyampe beberapa jam, merah-merah ditubuh Amni hilang.  But still, saya gak puas. Karena ada beberapa obat , terutama obat golongan steroid, yang memberi efek seolah-olah sembuh. Tapi yang namanya alergi, tentu yang penting adalah mencari tahu penyebabnya, bukan sekedar memberikan suntikan penghilang reaksi alergi.  

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...