Wednesday, April 22, 2015

Menemukan RM Torani di Balikpapan*

Desember 2014 lalu, kali ketiga saya ke Balikpapan. Dua kali sebelumnya hanya numpang turun di Bandara Sepinggan, untunglah yang ketiga kalinya ini saya benar-benar menginap di Balikpapan. Ceritanya sih dalam rangka melepas rindu dengan suami. Ya waktu itu, kami memang masih menjalani  Long Distance Married. Hitung-hitung sekalian berlibur.

Sebagai penyuka laut, letak Kota Balikpapan yang berada tepat di tepi laut, tentu saja membuat saya kegirangan. Saya langsung menyukai kota ini.

Malam minggu itu, selesai menikmati sunset di Pantai Kumala, saya mengecek informasi kuliner Balikpapan lewat google. Dari sekian banyak review, saya menemukan, RM Torani paling banyak direkomendasikan sebagai tempat terbaik untuk menikmati menu seafood di Balikpapan.

Lalu dimulailah drama petualangan saya dan suami menemukan RM Torani. Informasi di internet, menyebutkan RM Torani berada di Jl. Jendral Sudirman No. 73. Perlu naik angkot dua kali dari Pantai Kumala ke Jalan Jendral Sudirman. Karena kami berdua memang bukan warga Balikpapan, jadi hanya mengandalkan google maps untuk mengetahui dimana nomor 73 berada. Setelah turun dari angkot, ternyata nomor 73 agar mengarah ke jalan sempit nan gelap, rasa-rasanya tidak mungkin ada restoran besar di jalan seperti itu. Saya menduga apa mungkin rumah makannya sedang tutup. Kembali ke Jalan Jendral Sudirman, saya mencari diantara gedung-gedung bernomor 70an, dan masih tak saya temukan tanda-tanada RM Torani. Bertanya dimana RM Torani ke beberapa orang yang lewat dan pedagang kaki lima juga sia-sia. Sepertinya sampling bertanya saya salah. Sampai akhirnya suami menelpon keluarga yang tinggal di Balikpapan. Rupanya RM Torani berada di Jalan Marsma Iswahyudi, atau di Balikpapan dikenal dengan nama Stal Kuda.

Setelah bercucuran keringat di malam minggu, dan saya harus naik angkot lagi sebanyak dua kali, akhirnya sampai juga di RM Torani. Yang rupanya lagi, berada tak jauh dari hotel tempat saya menginap. Pulangnya, saya hanya butuh waktu 10 menit naik angkot untuk sampai ke hotel.

Tapi memang tak sia-sia perjuangan saya. Ikan bakarnya segar berbumbu gurih, kepiting soka yang lembut berpadu dengan bumbu lada hitam yang meresap, ditambah sambal aneka rupa. Mulai sambel mentah, sambel goreng, hingga sambel dabu-dabu. Yang menyenangkan dari RM Torani:  baik sambal, sayur, dan nasi disajikan secara prasmanan. Jadi boleh diambil unlimited.  Saya senang restoran dengan tipe penyajian seperti ini.  Gak mubazir, karena orang akan mengambil takaran sesuai kapasitas perut masing2, dan kalau ingin mentraktir orang dalam jumlah banyak, bisa lebih hemat.

Mau tahu menu favorit saya dari RM Torani? Sayur asem!. Baru kali itu saya makan sayur asem dengan terasi yang terasa jelas di lidah, dan malah jadi enak banget.
*
Sekarang sih, saya sudah menetap di Samarinda..  Dan RM Torani kini menjadi restoran favorit saya dan suami kala ingin menikmati seafood. Ya, selain di Balikpapan, RM Torani juga memiliki cabang di Samarinda. Rasa enak, harga terjangkau, serta pelayanan yang baik merupakan  kombinasi alasan yang pas, bukan?.




2 comments:

Mila Said said...

dicatet ah, buat referensi tempat makan klo suatu hari ke daerah sana hehee

iman rahman said...

I like it this really good information
Vimax Canada

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...