Thursday, March 12, 2015

Setelah menikah dan prioritas hidup

Dulu ketika bangun, hal pertama yang saya lakukan adalah bercermin kemudian menengok smart phone.
Setelah beberapa bulan, saya menyadari. Kini, menengok cermin pun sudah sangat jarang saya lakukan. Setelah satu setengah bulan tinggal bersama. Kini hal pertama yang terpikirkan ketika bangun adalah menyiapkan secangkir kopi hangat untuknya. Naluriah saja. Mencintai dan hidup dengan seseorang barangkali membuat kita secara tak sadar menggeser prioritas dan mengubah kebiasaan, tentu tanpa paksaan.

Beberapa bulan lalu, rasanya begitu tenang, kalau sehabis pulang kerja, setelah mandi, makan, sholat dan lalu berbaring di kasur, membaca buku hingga larut dan tertidur. Kini rasanya sungguh tak enak tidur sendirian di kasur double, meskipun dengan begitu saya bebas bisa tidur kapanpun, tak terganggu dengkurannya yang keras, saya dapat membaca buku selarut mungkin, tanpa harus bertoleransi mematikan lampu, karena dia terlalu lelah untuk tidur lebih larut.

Ada sesuatu yang tak pas ketika menyadari kasur bagian kiri masih kosong, dan tak ada makhluk hidup yang dapat saya peluk atau sekedar mendengarkan senandung sumbang saya sebelum tidur. Rasanya sunggu tak enak, semacam ada yang hilang.

Suatu siang, ketika bercermin, saya baru menyadari sudah lama sekali saya tak bercermin dengan durasi lama. Biasanya hampir setiap hari saya mematut diri. Sekedar menghitung jumlah jerawat yang baru muncul, memperhatikan jerawat lama yang tak kunjung pecah, atau memencet komedo. Saya sudah tak hapal lagi detal persis kerutan di wajah. Dan saya sudah tak terlalu peduli.

Begitulah.

Hari-hari berlalu. Dan tanpa terasa saya berubah.

Kebiasaan berubah.

Orientasi hidup berubah.

Dan  mungkin ada baiknya bagi saya mencatat perubahan-perubahan ini J

cerita setelah menikah dan prioritas hidup



Samarinda, Maret 2015

2 comments:

Gustyanita Pratiwi said...

Hihiiiii berasa ngaca,...
Soale samaa bangun bangun kudu bat bet bat bet siapin semua kbutuhan si doi

Hidayah Sulistyowati said...

Ada beberapa kegiatan yang mesti disesuaikan begitu memasuki tahapan tertentu ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...