Thursday, February 12, 2015

(On My Way) Getting A Better Life

As usual, saya mengalami cultrual shock, disorientasi tempat, sementara menjadi full time houswife. Mengalami disorientasi diri, penyesuain kebiasaan-kebiasaan lagi, dan sebagainya.

Life maybe isn’t easy anyway. Hidup bukan deretan tangga yang terus menerus naik ke atas. Tak pernah ada yang mengibaratkan hidup seperti itu. Semua orang bilang hidup layaknya roda yang berputar. There’s up and down.

Saya tak mau melewati ini dengan sia-sia belaka, dan lalu mengalami penurunan kualitas hidup, kualitas diri saya sendiri.

Menikah bukan berarti menjadi orang yang menurun kualitas dirinya. Menikah berarti memiliki hidup dengan kualitas yang lebih baik.

Sekarang saya sudah melepaskan pekerjaan saya, mungkin lebih dari pada itu saya telah menghancurkan dan melepaskan karir bagus saya dengan sendirinya. Saya lebih memilih keluarga, dan ya saya harus siap dengan segala konsekuensinya. Saya harus mendapat imbalan dan kompensasi lebih baik di sisi hidup saya yang lain. Saya tidak ingin pengorbanan saya sia-sia.

Begitulah, harapan saya, saya bisa melewati ini dengan baik lalu keluar sebagai pemenang.


Semoga.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...