Sunday, September 14, 2014

Setelah Dua Musim Menunggu

Dua Musim Menunggu


Setelah Dua Musim Menunggu, 

Bangku kosong itu akhirnya terisi juga

Bangku yang menjadi simbol hati,




Kini hati ini juga telah terisi

Semoga kita akan terus duduk bersama. Tak ada yang pergi. Tak ada yang meninggalkan

Dan hati yang saling mengisi satu sama lain.

Hati yang berbahagia

Seterusnya. 

Thursday, September 11, 2014

Where will you stay?* #16


“ There must be, uncomfort feeling, awkward moment when you wake up in the morning, on different bed, as usual. Feel different smell of the air that you take.”
But  I always miss that feeling, sometimes trying to repeat once, and once more


Masjid Sultan di Kampung Arab

Malam itu sambil memanggul tas ransel yang tak seberapa besar, saya berjalan lebih kurang 15 menit setelah  sebelumnya turun di stasiun MRT Bugis.  Masuk ke Kawasan Kampung Arab, saya disambut riuh rendah suara manusia dan komentator siaran sepakbola. Saya cukup surprise. Rupanya inilah tempat hippies ala arab.  Sungguh meleset dari bayangan awal, mengingat template di kepala saya bahwa sesuatu yang berbau arab akan lebih islami dan religius. Ah ternyata Orang Arab pun boleh bersenang-senang.

Saat menemukan hostel ini, saya merasa agak rancu. Di dalam situs booking online tertera Sleepy Kiwi Backpacker Hostel. Dengan mencocokkan alamat, ternyata hostel ini memiliki plang nama agak berbeda, yakni Green Kiwi Hostel.

Sleepy Kiwi Backpacker Hostel


Lokasi Sleepy Kiwi Hostel tergolong strategis. Tertelak dekat sekali dengan Mesjid Sultan di kawasan Kampung Arab.  Dari teras hostel, pelataran Mesjid terlihat jelas. Selain lokasi, hal-hal lain di hostel ini bisa dibilang standard saja.  Kamar tak begitu bersih, kunci kamar manual namun tak pernah di kunci, penerangan kamar sangat redup,  makan pagi yang dijatah (ada beberapa hostel yang makan pagi bikin sendiri, namun bisa sepuasnya), dapur luas, staff ramah, dan fasilitas locker gratis. Yang di  bawah rata-rata adalah kamar mandi merangkap toilet yang  cuma ada dua. Padahal satu kamar dorm female yang diisi 14 orang, belum ditambah kamar laki-lakinya. Syukur antrian pagi hari paling hanya satu atau dua orang. Entahlah, barangkali backpacker memang jarang mandi atau bangun siang hari.

Kamar- Sleepy Kiwi Backpacker Hostel


Sunday, September 7, 2014

Where will you stay?* #15


“ There must be, uncomfort feeling, awkward moment when you wake up in the morning, on different bed, as usual. Feel different smell of the air that you take.”
But  I always miss that feeling, sometimes trying to repeat once, and once more

The Villas di Puncak, Jawa Barat.

Kalau mau nyari persewaan kamar, tapi bukan villa, tapi kayak Villa, mungkin boleh coba di The Villas. Lokasinya di daerah Puncak, Jawa Barat. Cuma memang kalau dari Puncak Pass agak jauh. The Villas menyediakan persewaan cottage, maupun Villa yang terdiri dari beberapa kamar, yang tetap bisa disewa per kamar. Di dalam Villa terdapat ruang nonton tipi, dapur lengkap, teras, dan ruang meeting. Cocok juga untuk acara kantor.
Saya sendiri menginap di the Villas karena waktu itu terjebak macet kala long weekend.  Waktu itu saya hendak kembali ke Jakarta dari Cianjur. Jadi mampir di puncak, beristirahat, sekalian liburan dadakan.
Bangunan The Villas kelihatan masih baru, bersih dan terawat. Rate nya lumayan terjangkau, 700 ribuan untuk satu kamar yang  bisa ditempati sekeluarga.

The Villas, Puncak
The Villas, Puncak


The Villas, Puncak


Gawharat Al Fayruz Hotel di Madinah.

Saya menginap di hotel ini saat menjalankan ibadah umroh.  Letaknya berseberangan dengan Hotel Hilton Madinah.  Cuma nyempil sedikit dari Masjid Nabawi. Kalau tidak terhalang Hotel Hilton, maka pelataran Masjid Nabawi akan keliatan dari lantai atas hotel ini.

 Pengunjungnya hampir keseluruhannya adalah jamaah umroh, kebanyakan  dari Indonesia dan Malaysia.
Tipikal hotel bintang tiga yang lumayan. Kasur empuk, alhamdulillah kala itu saya selalu tidur nyenyak. Kamar luas, kamar mandinya pun tak kalah luas. Cocok buat aktivitas lain, semacam mencuci baju.
Sedangkan untuk menu sarapan, saya tak bisa berkomentar. Semua menu makan sudah diatur dari catering travel umroh masing-masing.

Al- Fayruz Hotel, Madinah