Thursday, February 27, 2014

Puisi Pagi

Satu puisi pagi
di merah saga langit
dan bulan setengah yang menjuntai

Raga yang tak lagi terasa
hanya debar yang merasa

Cinta yang membuncah luar biasa

dan rindu sepagi ini yang dibalut puisi

Kamu adakah di sana
merasa ini juga

Kamu adakah di sana
merasa kobaran rasa yang sama

Kamu adakah di sana
terasa namun tak merasa

seperti itukah???

2 comments:

CLk7 said...

kadang kita sama-sama merasa, tapi juga sama-sama menunggu :3

R. Melati said...

Kalau begitu, sebaik salah satu yang menunggu, pergi bergerak menuju yang dituju :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...