Wednesday, April 11, 2012

Mari Berfoto Dengan Ransel

      Tiap jalan-jalan, entah kenapa saya demen banget foto pake ransel atau sekedar foto bawa-bawa barang banyak (padahal barang yang dibawa biasanya juga gak banyak). Jadi sewaktu salah satu blog yang saya follow yaitu blognya Mbak Rossa (dengan senang hati) mau bagi-bagi buku jalan-jalan yang ia tulis, saya pun dengan senang hati mengikuti  (dan berharap jadi salah satu yang beruntung) :p
  Berikut foto-foto (terbaik versi saya) saat saya jalan-jalan ke Belitung.
Bawaan wajib: Tas ransel, tas kamera, dan tas sandang kecil untuk barang-barang penting
Jangan melewatkan kesempatan baik. Cuaca cerah di pantai bisa dimanfaatkan untuk mengeringkan baju :p


Perkampungan Nelayan Tj. Binga. Itu di belakangnya langsung laut biru loh. Slurrp...
    

Monday, April 9, 2012

Catatan Perjalanan : Hanoi 2 hari 2 malam (habis).

One Pillar Pagoda
         Inilah gak enaknya kalau bikin postingan belum selesai. Saya punya kewajiban untuk menyelesaikannya. Sudah berhari-hari saya kepikiran mau nulis, tapi berhubung sedang long week end, saya sedang banyak urusan, mulai dari urusan kerjaan, urusan pribadi, urusan masa depan, sampai urusan berhura-hura :p.
Makanya pagi senin ini saya bela-belain nulis sambungan cerita saya di Hanoi Part 1 dan Hanoi Part 2 (postingan berasa sinetron). Sekembalinya dari Halong Bay, saya diantar ke penginapan. Pukul 8 malam waktu setempat, yang tentu saja masih terlalu dini untuk tidur.
Maka saya berkeliling sembari berniat mengisi perut. Malam hari daerah Old Quarter disemarakkan oleh banyaknya warung kaki lima yang menyediakan berbagai penganan. Menurut pengamatan saya, ada aneka  mie, bubur ayam, roti-rotian, warung kopi biasa, steam boat, dan tentu saja seafood. Bingung mau makan apa, akhirnya saya  stop pada sebuah warung makan yang rame sekali. Bedanya, kalau di Indonesia biasa dengan cara lesehan, maka di sini masing-masing warung menyediakan kursi dan meja kecil, pas untuk ukuran badang orang asia, tapi kekecilan untuk bule.
Saya akhirnya stop di sebuah warung makan yang cukup ramai. Untungnya ada seorang pengunjung yang bisa berbahasa inggris. Dengan pertolongannya lah saya memesan jenis makanan dan menanyakan harga.
Siput sodara-sodara, ada berbagai ukuran. Harganya sangat murah, seporsi hanya 20.000 VND (Rp.10.000). Siput ini dicocol dengan semacam kuah yang direbus  bersama wijen, daun jeruk, dan berbagai macam rebusan daun. Kuah ini ampuh mengurangi amis yang dibawa siput. Belum kenyang, lantas saya  memesan ubi goreng yang disantap layaknya kentak goring. Lalu seporsi cumi kering, harganya agak mahal (100.000 VND) yang juga dicocol dengan berbagai bumbu pedas.
Makan malam yang beraneka ragam
Saya lagi khusuk bergulat denga siput. Perhatikan juga ukuran kursi dan meja yang sangat minim :D
           
         Selain penjual makanan, malam hari ternyata masih banyak ibu-ibu penjual buah. Dan mampirlah saya membeli buah-buahan yang belum pernah saya temui sebelumnya.
Malam hari banyak aja penjual buah

Saturday, April 7, 2012

Kotak Kenangan

Lalu pada suatu ketika
Tak sengaja
Aku membuka lagi kotak kenangan
yang sudah kusimpan jauh di sudut hati

Seperti kotak pandora yang ketika terbuka, maka menyebarlah segala keburukan di dunia

Maka kotak kenangan itu seperti membongkar lagi semua yang telah terjadi
Ternyata kenangan itu tidaklah hilang, tidaklah menguap
Ia hanya tersimpan rapi, dan siap aku buka kapanpun, dengan atau tidak sengaja

Berderet-deret kenangan tentang kau dan aku
Semuat cerita, tawa, rasa bahagia, harum tubuh, senyum, segalanya
Seperti parade kehidupan,
Tiga tahun yang indah
Lalu hanya deretan cerita bahagia yang muncul sebagai tokoh mencolok.

Mungkin memang benar, kehampaan membuat kenangan indah menjadi begitu berharga.
Menghempaskan kekinian dalam hampa yang mendominasi.

Kadang aku hanya ingin pergi jauh, melupakan semuanya, hingga tak berbekas.
Tapi kenangan itu kan tidak bisa begitu saja dilupakan.
Ia menjadi amat nyata, tatkala kenangan itulah hal terbaik yang aku miliki seumur hidup.

Ah Tuhan,
Beri aku kenangan pengganti
Bersama seorang pengganti
yang tidak akan meninggalkan kenangan lalu pergi.
Tapi seseorang yang akan memberi kenangan terus-menerus,
Lalu menjadi teman untuk mengingat kenangan itu
Tuhan, bolehkah?

Monday, April 2, 2012

Reason To Fall In Love


What happen on you when somebody said that he/she loves you?

Got butterfly on yourstomach
Burst on yourheart
Suddenly become deaf
On your sight, all things around slow moving
Get empty for a while
Convince yourself that its not your surreal imagination
Get answer that’s what people called as awkward moment

Or maybe looking the reason why somebody should tell you that.
Because of yourcharacter? yourface? yourbrain? yourattitude?
Well..its not about admission of job or scholarship

Sometimes I still wondering why somenone could fall in love with other while couldn’t with another? A scientific reason I mean.

God the Only One who could shake our feeling. No exception for love.
Then..we just need pray to the God to make him/her falling in love, no?

Or perhaps you have another (better) answer ?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...