Tentang Saya dan Kontak

Friday, January 28, 2011

Prahara Seorang Pengangguran

Hope...

Now, i’m not okay. Overall i’m so pathetic. Starting review what happen to me 3 months ago…maybe it would help, I hope…

20oktober2010.
            Saya berpura-pura, ah kalau orang bilang kenapa saya belum bekerja. Saya jawab, ya sebenarnya sudah ada yang menerima saya bekerja. Tapi jauhlah, orangtua tidak mengizinkanlah, gajinya terlalu kecil, atau perusahaannya gak elit lah.
            Padahal saya tahu, kemampuan personal dan kematangan pada diri saya masih jauh dari bagus. Ah…bagaimana ini…, saya sendiri tahu kemampuan saya, tapi saya masih berekspektasi lebih.
            Sebenarnya cita-cita saya itu sangat tinggi. Bahkan mungkin terlampau tinggi, sampai saya tak tahu tangga terendah mana yang bisa saya naiki. Di atasnya besar, tapi pangkalnya masih amat kabur, bahkan abstrak.

Tuesday, January 11, 2011

Dilema

31oktober2010.minggu.
           
            Sehabis subuh, tiba-tiba saya teringat almarhum ayah. Ini gara-gara perbincangan tadi malam dengan seorang teman. Ia mengatakan ingin menjadi seorang wirausahawan, tapi sulit karena ia berasal dari keluarga non wirausaha.
            Saya sebaliknya, sebagian besar keluarga saya berwirausaha. Akan tetapi saya saat ini lebih fokus mencari pekerjaan dibanding berwirausaha. Sebagian besar karena dorongan dari keluarga (baca: ibu dan saudara-saudara saya). Ayah saya dulu kerap bicara bahwa ia memilih menjadi wirausahawan karena gak ada yang merintah serta gak tekanan dari atasan. Meskipun dari segi penghasilan, uang yang datang tiap bulan tidak pasti, bulan ini bisa untung besar tapi bulan depan malah merugi. Tidak seperti PNS atau pegawai swasta lainnya yang penghasilannya terus naik atau minimal pendapatannya sama dari bulan sebelumnya.