Friday, August 27, 2010

Bumbu dalam Perahu Kertas

Novel perahu kertas karya Dewi Lestari alias Dee merupakan salah satu novel yang amat membekas di ingatan saya. Selesai membaca novel tersebut, selama beberapa hari saya terhenyak dan kadang-kadang merenung.
            Dari segi tema dan jalan cerita, sebenarnya Perahu Kertas tak memiliki keistimewaan tertentu. Tapi cara Dee mengemasnya yang membuat novel ini meskipun sederhana akan tetapi punya kekuatan yang luar biasa.
            Jika saya yang menulis novel ini, mungkin saya cuma akan mendeskripsikan Kugy yang senang menulis. Tak terpikir oleh saya untuk menambah bumbu kalau Kugy juga senang  menulis surat kepada Neptunus lalu mengirimkannya dalam bentuk Perahu Kertas. Begitupun Keenan. Pengarang awam mungkin hanya akan mendeskripsikan Keenan yang senang melukis, dan lukisannya yang ternyata di apresiasi oleh orang banyak. Tapi Dee menambahkan bahwa Keenan membuat lukisan berseri, berdasarkan cerita yang ditulis Kugy. Secara tidak langsung, Dee mengungkapkan bahwa ada ‘sesuatu’ antara mereka berdua yang diikat oleh kisah Jendral Pilik, baik dalam bentuk cerita dan lukisan.

Thursday, August 26, 2010

Komunikasi

Banyaknya situs jejaring sosial di internet dalam kacamata saya sangat berpihak pada orang yang kreatif berkata-kata dan rajin menulis. Nyatanya menulis pikiran memiliki alur yang berbeda dengan bicara langsung. Orang bisa jadi bagus dalam tulisan, belum tentu seheboh itu dalam berbicara.

Wednesday, August 25, 2010

Pelem Pelem Keren (Part 1)

Terinspirasi dari sebuah blog yang pernah saya baca, dimana si pemilik blog mereview 100 film terbaik yang pernah ia tonton selama hidup.
Ini daftar film terbaik (menurut kategori saya) meskipun gak nyampe 100, tapi lumayanlah…buat mereview kenangan-kenangan yang dulu ;p dan sekedar rekomendasi buat temen-temen yang pengen nonton.
Daftar film ini saya urutkan tidak berdasarkan peringkat. Acak saja, yang duluan saya ingat, ya saya tulis. Enjoy ^.^

Saturday, August 21, 2010

Monday, August 9, 2010

How expensive is your dinner? (my version: How cheap is your dinner?)

I'm A Cinderella
Apa kegiatan yang paling sering dilakukan orang pacaran?
Jawab saya: Makan bareng
Apa kegiatan makan yang paling sering dilakukan orang pacaran?
Jawab saya: Dinner bareng.
Siapakah orang yang berpacaran tersebut?
Jawab saya : kami (a.k.a. saya dan dia) ;D

Saturday, August 7, 2010

Inhibition Contraction Of Isolation Smooth Muscles Guinea Pig Trachea Induced by Histamine From Combination ethanolic extract Legundi Leaves (Vitex trifolia L.) and Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)

Rika Melati 

Abstract 

                

                Legundi leaves (Vitex trifolia L.) have been used to treat asthma as traditional practices, and temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) have known as antiinflamation agent. Combination both of them suspected have better effect to treat bronkial asthma caused by alergen. Purposed of this experiment is knowing inhibition contraction of isolation guinea pig trachea induced by histamine from combination ethanolic extract legundi leaves and temulawak.  

Penghambatan Kontraksi Otot Polos Trakea Marmut Terisolasi yang Diinduksi Histamin Oleh Campuran Ekstrak Etanolik Daun Legundi (Vitex trifolia L.) dan Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)

Oleh: Rika Melati1

                        Daun legundi telah diyakini sejak lama dapat menyembuhkan asma, sedangkan rimpang temulawak diketahui memiliki efek antiinflamasi. Pencampuran antara daun legundi dan rimpang temulawak diharapkan dapat menghasilkan efek dalam pengobatan penyakit asma karena alergi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penghambatan kontraksi otot polos trakea marmut terisolasi yang diinduksi histamin oleh campuran ekstrak etanolik daun legundi (Vitex trifolia L.) dan rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.).

Thursday, August 5, 2010

“Saya Membunuh Kenangan, Sebelum Kenangan Itu Membunuh Saya.”

Akhir-akhir ini saya sering dicurhati seorang teman tentang betapa ia belum bisa melupakan mantannya. Saya hanya bisa bilang “bersabarlah”. Impossible jika kita harus membunuh kenangan satu per satu. Apalagi lewat hitungan jam atau hari.  Setiap orang pasti punya kenangan yang tersimpan terus dalam otaknya. Untuk membunuh suatu kenangan, kita butuh menumbuhkan yang lain. Dan untuk tumbuh, kenangan butuh waktu.
 

Sunday, August 1, 2010

How important is your degree(s)???

“Jika orang tidak rajin belajar, cuma nonton film, baca buku, belum tentu jelek, mungkin lebih baik daripada yang diprogram. Self study lebih baik dari studi umum, tapi studi umum untuk pengakuan”
Quote ini saya ambil dari buku biografi Wimar Witoelar berjudul “Hell, yeah!” yang beberapa hari lalu saya baca. Alasan utama saya membaca buku ini karena penulisnya, fira Basuki, salah satu penulis favorit saya. Bukan karea saya pengagum Wimar.
            Setelah selesai membaca, yah namanya juga orang hebat, Wimar memiliki liku hidup yang cukup unik. U know what..ternyata Wimar tidak berhasil menyelesaikan studinya di di Teknik Elektro ITB. Tapi Wimar pernah bekerja sebagai dosen Teknik Industri ITB. How??... Di tahun ke 7 kuliahnya, Wimar tahu bahwa ia tidak akan menyelesaikan kuliahnya karena sibuk dengan aktivitas kemahasiswaan yang lain. Ia lalu mencari beasiswa, dan akhirnya bisa kuliah di Amerika. Selama 5 tahun ia bahkan memperoleh gelar MS dan MBA. Pulang ke Indonesia, Wimar memilih jadi dosen di ITB. Alasannya??...Wimar bilang untuk membuktikan bahwa dulu dia tidak menyelesaikan kuliahnya di ITB bukan karena bego.  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...