Selasa, 25 Maret 2014

Virtual Key

Ada berapa banyak hal yang harus diingat dalam hidup ini?
Dunia yang bergerak semakin maju.  Dan manusia harus mengingat begitu banyak hal.
Oh saya benci mengingat begitu banyak password.
Bukan lagi kunci dalam makna sebenarnya yakni kunci yang berpasangan dengan gembok. 
Bukan, ini kunci virtual. Kunci khayali yang memainkan peran penting  dalam rutinitas sehari-hari.

Saya  punya lima ATM dan satu kartu kredit. Memang bisa dibikin sama. Tapi sayangnya kombinasi password tiap ATM sering berbeda. ada yang 4 digit, ada yang 6 digit. Pun secara berkala, kita akan diminta mengubah password. Saya seringkali mix-up, mana password yang sudah diganti dan mana yang belum, mana yang 4 digit dan mana yang 6 digit.

Saya punya empat internet banking. Tak hanya password, mereka meminta ID. Ketentuan jumlah digit, kombinasi huruf dan angka dari tiap bank lebih variatif. Pun secara berkala, akan ada permintaan mengubah password.  Tak hanya mix-up, seringkali internet banking saya terblokir gara-gara salah password dan atau ID.

Lalu saya punya dua email aktif, satu password blog, dropbox, dan satu email kantor. Lagi-lagi kombinasi huruf dan angka, jumlah digit, serta ketentuan mengganti password secara berkala membuat segala sering terbolak-balik.

Apalagi? Tentu saja masih ada facebook, path, twitter, kompasiana, beberapa toko online, ID guest maskapai penerbangan, online newspaper, dan apapun itu yang mengharuskan sign in dan sign out.

Saya punya masalah dalam mengingat angka. Karenanya, kuliah saya di Farmasi bisa dikatakan tak begitu sukses. Ada ratusan dosis obat yang harus saya hapal.

Iya, selain kemampuan spasial saya yang nyaris nol, angka adalah sesuatu yang tidak bisa saya ingat dari dulu. Satu-satunya nomor telepon yang saya ingat di muka bumi ini adalah nomor handphone saya. Ingatan fotografis saya memang luar biasa. Sayang angka yang lebih dari 3 digit dalam ingatan fotografis saya SELALU BERUPA URUTAN YANG ACAK.

Ah terkucillah orang-orang seperti saya di kemudian hari.

Ah saya benci harus mengingat begitu banyak password.


1 komentar:

armae mengatakan...

whaowwww... banyak banget atm nya mbakk >,< saya dua aja udah puyeng. Hahaha