Rabu, 30 Juni 2010

Salah Kaprah Obat Paten versus Obat Branded

Penggolongan obat menurut patennya dibagi dalam dua kelompok yaitu obat off patent sdan produk paten. Untuk obat off paten dibagi lagi dalam dua kelompok yaitu obat generik yang diberi nama sesuai nama kimia obat dan obat generik bermerek alias obat branded. Namun sayangnya masih banyak yang salah kaprah mendefinisikan obat branded sebagai obat paten. Tak hanya pada masyarakat awam, banyak pula tenaga kesehatan yang ikut salah kaprah mengira obat branded sebagai obat paten. Saya pernah mendapat pertanyaan dari seorang perawat yang cukup lama bekerja di rumah sakit. Ia menanyakan mengapa pasien yang diberi obat paten lebih cepat sembuh dibanding dengan obat generik. Saya sempat bingung sesaat, sebelum akhirnya menyimpulkan mungkin yang dimaksud si perawat dengan obat paten adalah obat branded. Pertanyaan serupa sering dilontarkan teman, kenalan, atau keluarga yang notabene bukan tenaga kesehatan kepada.

Opening

Saya suka banget membaca, apalagi baca novel. Waktu kecil saya lebih memilih baca novel karena lebih lama selesainya disbanding say abaca komik yang setengah jam aja udah selesai. Eh sampai sekarnag keterusan tergila-gila sama novel.  
Seminggu, dua minggu, satu bulan saya bisa gak pacaran (emang apa hubungannya ya???) tapi semingu aja saya gak baca entah itu novel, kumpulan cerpen, esai, komik, majalah, koran, atau apalah yang bisa saya baca, rasanya ada yang hilang. Sakit otak saya., hampa pikiran saya.
Saya mencoba mengingat buku-buku yang pernah saya baca, cukup membekas, dan bisa direkomendasikan buat temen-temen yang pengen baca tapi mungkin masih bingung dengan apa yang akan dibaca. Klo temen-temen mau share atau rekomendasi buku juga boleh.
Let’s enjoy, pren.............^.^